Selasa, 20 Oktober 2015

Contoh sederhana struct

Dalam contoh sederhana ini saya memberikan contoh tentang bagaimana menginisialisasi nilai struktur (struct) di awal.


MAHASISWA mhs =
{
"Afandi",
11370138,
04,
10,
1992,
18,
3.8
};
Perhatiakan pemberian nilai pada mhs tanda kurung kurawal harus dipisahkan dengan tanda koma, dan setelah tanda kurung kurawal harus disertakan tanda titik koma (;)
Dibawah ini adalah program selengkapnya:

  1. #include<iostream.h>
  2. struct MAHASISWA
  3. {
  4.  char nama[80];
  5.  long nim;
  6.  int tanggal_lahir;
  7.  int bulan_lahir;
  8.  int tahun_lahir;
  9.  int jumlah_sks;
  10.  double ipk;
  11. };
  12. int main(){
  13.  MAHASISWA mhs =
  14.  {
  15.   "Afandi",
  16.    11370138,
  17.    04,
  18.    10,
  19.    1992,
  20.    18,
  21.    3.8
  22.  };
  23.  
  24.  cout<<"\nData pribadi mahasiswa "<<endl;
  25.  cout<<" nama     : "<<mhs.nama<<endl
  26.   <<" nim      : "<<mhs.nim<<endl
  27.   <<" tanggal  : "<<mhs.tanggal_lahir<<"-"
  28.   <<mhs.bulan_lahir<<"-"
  29.   <<mhs.tahun_lahir<<endl
  30.   <<" Jumlah SKS: "<<mhs.jumlah_sks<<endl
  31.   <<" IPK      : "<<mhs.ipk<<endl;
  32.  return 0;
  33. }


Hasil outputnya adalah sebagai beriut:

Bilangan Fibonacci dalam C++

Cerita ini berasal dari fibonacci (Leonardo of Pisa) tentang pembiakan kelinci-kelinci. Sepasang kelinci ditempatkan dalam sebuah tempat untuk dikembangbiakan. Nah, jika kelinci betina akan menghasilkan keturunan setelah dua bulan, maka berapakah jumlah pasang kelinci setelah bulan ke-7 ?
Untuk menghutung bilangan fibonacci ke-jum ternyata dapat disederhanakan dengan mengitung bilngan fibonacci ke-n-1 dan bilangan fibonacci ke-n-2. Masalah semula dijabarkan menjadi masalah sejenis dengan lingkup yang lebih kecil. Perhitungan ini dapat dikerjakan dengan rekursi. Kondisi penghentian adalah n bernilai satu dan dua.
dan berikut ini adalah program selengkapnya yang telah saya jalankan dalam visual C++ 06.
  1. #include<iostream.h>
  2. long fibo(long n);
  3. void main()
  4. {
  5.  int x;
  6.  cout<<"Masukan Akhir bulan : ";
  7.  cin>>x;
  8.  cout<<"Jumlah Kelinci adalah : "<<fibo(x)<<" pasang"<<endl;
  9. }
  10. long fibo(long n) {
  11.  if (n==0) return 1;
  12.  if (n==1) return 1;
  13.  return fibo(n-1)+fibo(n-2);
  14. }


Dan hasil outputnya adalah sbb: 

Program Data Mahasiswa (contoh switch case)

Saat kita menginput sebuah nim mahasiswa maka akan muncul data-data mahasiswa, mulai dari Nama, Alamat, Kelas, dan Total IP. itulah contoh progam yang saya sharing kali ini, yang merupakan contoh program switch case C++. dengan contoh sederhana ini, teman-teman dapat mengembangkannya sesuai dengan yang kalian inginkan.
Mari kita lihat program selengkapnya:
  1. #include<iostream.h>
  2. int main()
  3. {
  4.         int data_mhs;
  5.         cout<<"Masukan NIM : ";
  6.         cin>>data_mhs;
  7.         switch(data_mhs)
  8.         {
  9.         case 11320101:
  10.                 cout<<"\nNAMA     : AHMAD AFANDI"<<endl;
  11.                 cout<<"KELAS    : I-3"<<endl;
  12.                 cout<<"ALAMAT   : JL.Setia Budi Kom Tasbi II "<<endl;
  13.                 cout<<"IP TORAL : 3,80 "<<endl;
  14.                 break;
  15.         case 11320102:
  16.                 cout<<"\nNAMA     : LYCAN SITEPU"<<endl;
  17.                 cout<<"KELAS    : I-3"<<endl;
  18.                 cout<<"ALAMAT   : JL.Fungsi C++ Gg.Argumen "<<endl;
  19.                 cout<<"IP TORAL : 2,80 "<<endl;
  20.                 break;
  21.         case 11320103:
  22.                 cout<<"\nNAMA     : MIRANA"<<endl;
  23.                 cout<<"KELAS    : I-3"<<endl;
  24.                 cout<<"ALAMAT   : JL.Array Gg.Larik "<<endl;
  25.                 cout<<"IP TORAL : 2,75 "<<endl;
  26.                 break;
  27.         case 11320104:
  28.                 cout<<"\nNAMA     : ZEUS"<<endl;
  29.                 cout<<"KELAS    : I-3"<<endl;
  30.                 cout<<"ALAMAT   : JL.Semangat Program "<<endl;
  31.                 cout<<"IP TORAL : 3,00 "<<endl;
  32.                 break;
  33.         case 11320105:
  34.                 cout<<"\nNAMA     : RAZOR"<<endl;
  35.                 cout<<"KELAS    : I-3"<<endl;
  36.                 cout<<"ALAMAT   : JL.Kambing No.1  "<<endl;
  37.                 cout<<"IP TORAL : 3,02 "<<endl;
  38.                 break;
  39.         }
  40.         return 0;
  41. }

Dan hasil output dari program diatas adalah seperti berikut ini:

Deret Bilangan Genap

Untuk contoh kali ini , yaitu tentang cara membuat deret bilangan genap dengan program C++, disini kita akan menentukan deret bilngan dimulai dari mana, dan di akhiri sampai dengan berapa, jadi. disini terdapat dua  buah data yang kita input. artinya ada 3 buah variabel yang kita deklarasikan, lalu dengan menggunakan operator penjumlahan untuk menentukan modulusnya dan untuk membuat deret bilangannya, kita gunakan perulangan for. Misalnya deret bilangannya kita mulai dari angka 13, dan di akhiri dengan 23, maka, apa-apa saja deret bilangan genapnya. Baiklah, mari kita lihat program selengkapnya.
  1. #include<iostream.h>
  2. int main()
  3. {
  4.         int bil1, bil2, cacah;
  5.         cout<<"Deret Mulai Dari    : "; cin>>bil1;
  6.         cout<<"Deret Sampai Dengan : "; cin>>bil2;
  7.         if(bil1<=bil2){
  8.                 for(cacah=bil1; cacah<=bil2; cacah++)
  9.                         if((cacah%2)==0) cout<<cacah<<endl;
  10.         }
  11.         else{
  12.                 for(cacah=bil2; cacah<=bil1; cacah++)
  13.                         if((cacah%2)==0) cout<<cacah;
  14.         }
  15.         return 0;
  16. }
Maka Hasil output dari program diatas adalah:

Array Berdimensi Dua

Array atau larik berdimensi dua tersusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana indeks pertama menunjukan dan indeks kedua menunjukan kolom. Array berdimensi dua sering digunakan dalam membentuk tabel.
Bentuk umumnya adalah sbb:
Type Nama_Array[indeks1] [indeks2];
Keterangan: 
  • Type : Menyatakan tipe data yang digunakan 
  • Nama_Array : Penamaan untuk nama array
  • Indeks1 : Untuk menyatakan jumlah baris
  • Indeks2 : Untuk menyatakan jumlah kolom 
Sebagai contoh kita memperoleh data sebagai berikut:
  Data Nilai Mahasiswa

No

Nama

MID

Semester


1

Afandi

98

97


2

Ryan

87

89


3

Junaidy

67

70

Dari tabel di samping, tentukan nilai akhir, yang didapat dari nilai MID dikali 40% dan
nilai Semester 60%.
Maka kita dapat membuat program data mahasiswa yang saya coba jalankan dalam Borland C++ 5.02 :
  1. #include<iostream.h>
  2. #include<conio.h>
  3. #include<iomanip.h>
  4. #include<stdio.h>
  5. int main()
  6. {
  7.         int i;
  8.    char nama[4][5];
  9.    float nilai1[5];
  10.    float nilai2[5];
  11.    float hasil[5];

  12.    clrscr();

  13.    for(i=1; i<=3; i++)
  14.    {
  15.         cout<<" DATA ke-:"<<i<<endl;    //mengurutkan nilai data mulai dari 1-2
  16.       cout<<" Nama siswa     : "; gets(nama[i]);  //menginput nama siswa
  17.       cout<<" Nilai MID      : "; cin>>nilai1[i]; //menginput nilai mid
  18.       cout<<" Nilai Semester : "; cin>>nilai2[i]; //menginput nilai final
  19.       hasil[i]=(nilai1[i]*0.40)+(nilai2[i]*0.60); //penjumlahan semua nilai
  20.       cout<<endl;
  21.    }
  22.      cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
  23.      cout<<"No.     Nama           Nilai      Nilai     Hasil"<<endl;
  24.      cout<<"        Siswa          MID        Semester  Akhir"<<endl;
  25.      cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;

  26.         for(i=1; i<=3; i++)
  27.       {
  28.         cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<i;
  29.          cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(17)<<nama[i];
  30.          cout<<setprecision(2)<<setw(10)<<nilai1[i];
  31.          cout<<setprecision(2)<<setw(12)<<nilai2[i];
  32.          cout<<setprecision(2)<<setw(13)<<hasil[i]<<endl;
  33.       }

  34.         cout<<"--------------------------------------------------"<<endl;
  35.    getch();                            
  36. }

Dan, hasil outputnya adalah sbb:

Contoh program array dimensi dua
Dari contoh program diatas dan memperhatikan hasil ouputnya maka kita dapat melihat bahwa terdapat deklarasi array berdimensi dua yang berfungsi untuk membentuk 4 buah baris dan 5 buah kolom yaitu:
char nama[4][5]; 
dan terdapat pula array berdimensi satu yaitu:
  1.    float nilai1[5];
  2.    float nilai2[5];
  3.    float hasil[5];
Nah, sekian dulu deh, sharing dari saya tentang array berdimensi dua ini. sudah siang nih, sudah waktunya untuk berangkat ke kampus. semangat programming :D